DETEKTIF SQUAD.COM
BEKASI-Kota–detektifsquad.Com Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 H tahun’ 2026 , Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kota Bekasi . Berdasarkan surat edaran Walikota Bekasi no : 500.7.24./2246-DKPPP.
Dalam rangka kewaspadaan dan upaya pengendalian penyakit hewan menular telah melakukan pemeriksaan kesehatan sekaligus pemberian obat cacing pada calon hewan kurban guna memastikan kondisi hewan tetap sehat dan bebas penyakit.
PLH Kepala Bidang Peternakan DKPPP Kota Bekasi, Lintong Dianto Putra, A.P., S.H., M.Si. Idul adha yang akan jatuh dalam waktu kurang dalam sepekan membuat Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKPPP) Kota Bekasi menggenjot pemeriksaan hewan kurban.
Berdasarkan informasi yang diterima pemeriksaan hewan kurban ini untuk memastikan penjualan hewan kurban tidak terindikasi penyakit.

PLH Kepala DKPPP Kota Bekasi Lintong Dianto Putra, A.P., S.H., M.Si.
menerangkan bahwasanya pada saat ini telah terdata ada sekitar 1056 titik lapak penjualan hewan kurban dari 12 wilayah Kecamatan di Kota Bekasi.
sudah ribuan hewan kurban diperiksa, namun belum menemukan penyakit zoonosis yang kerap terjadi pada hewan kurban.
Plh DKPPP Kota Bekasi, lintong, mengatakan “Alhamdulillah sampai saat ini, tidak ditemukan penyakit zoonosis dan juga Penyakit mulut dan Kuku (PMK),” ungkap lintong, kepada awak media, Senin, 10 Mei 2026.
DKPPP Kota Bekasi saat ini memiliki kerjasama team terpadu penyelenggaran kewaspadaan dini dalam pengawas ternak diantara oleh Dinas Kesehatan, Satpol-PP, Perhubungan, Persatuan dokter hewan Indonesia (PHI) Jawa Barat 5, Camat dan Lurah, dalam pengawas pengendalian dalam melakukan pengecekkan lapak hewan kurban .
Dari 6 sektor team terpadu penyelenggaran kewaspadaan dini dalam pengawas hewan ternak.
yang kemudian dibagi menjadi beberapa tim untuk melakukan pengecekan kesehatan hewan kurban.
Pengecekan kesehatan di tempat penjualan hewan kurban akan berlangsung hingga H+2 Hari Raya Idul Adha .
Ia menjelaskan, pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, meliputi kondisi fisik hewan seperti sapi, kambing, dan domba, serta pemberian obat sesuai dosis yang dianjurkan.
“Hewan-hewan tersebut kita diperiksa secara fisik, kemudian diberikan obat cacing sesuai dosis yang dianjurkan. Kemudian beberapa ekor kita suntik untuk pengobatan penyakit kulit dan juga penyakit menular,”.
Menurut Plh DKPPP Kota Bekasi, Lintong, hewan kurban yang sehat akan menghasilkan daging yang lebih aman dan layak dikonsumsi masyarakat, sehingga upaya pencegahan sejak dini menjadi prioritas.
Sementara itu, Kabid DKPPP Kota Bekasi, Markum, mengatakan, bahwa dalam “Pemeriksaan hewan-hewan, kami sudah bisa mendeteksi nanti, sapi yang layak untuk bisa dijadikan hewan kurban itu sapi yang mana saja, jadi yang akan kurban dengan sapi di tempat penyembelihan itu menjadikan aman dan nyaman,” ungkap Markum.
Selain pemeriksaan dan pengobatan, petugas juga memberikan edukasi kepada peternak dan pedagang agar terus menjaga kesehatan hewan, kebersihan kandang, serta memastikan pemberian pakan berkualitas dan bernutrisi tinggi.
Upaya ini diharapkan dapat menjamin ketersediaan hewan kurban yang sehat, aman, dan layak konsumsi bagi masyarakat Kota Bekasi menjelang hari Raya Idul Adha.
“Kami pastikan hewan kurban dari luar maupun di dalam daerah yang dipasarkan memiliki sertifikat kesehatan layak dan aman untuk dijual,”.
“Kami periksa terkait kesehatan hewannya, kemudian apakah ada penyakit, dan pada hari ini kita lakukan, salah satunya pemberian obat cacing dan suntik penyakit lainnya, diharapkan nanti daging dari hewan itu terbebas dari penyakit dan tidak ada temuan cacing pada hati ternak tersebut,” ujarnya.
Kabid DKPPP Kota Bekasi “Markum” menjelaskan, pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, meliputi kondisi fisik hewan seperti sapi, kambing, dan domba, serta pemberian obat sesuai dosis yang dianjurkan.
“Hewan-hewan tersebut kita diperiksa secara fisik, kemudian diberikan obat cacing sesuai dosis yang dianjurkan. Kemudian beberapa ekor kita suntik untuk pengobatan penyakit kulit dan juga penyakit menular,” katanya.
Selain pemeriksaan dan pengobatan, petugas juga memberikan edukasi kepada peternak dan pedagang agar terus menjaga kesehatan hewan, kebersihan kandang, serta memastikan pemberian pakan berkualitas dan bernutrisi tinggi. Ujarnya.(Red-MDS)
Reporter: Bang iful
