DETEKTIF SQUAD.COM
BREBES – detektifsquad.com Slogan “Dana Desa” nampaknya belum dirasakan manfaatnya secara merata oleh warga Desa Klampok, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes. Alih-alih mendapatkan kucuran Anggaran Dana Desa (ADD), warga setempat justru memplesetkan singkatan tersebut menjadi “Anggaran Danane Dewek” (Anggaran Uang Sendiri) karena harus memperbaiki infrastruktur secara swadaya.
Jalan Makam Keramat Terabaikan 30 Tahun
Kondisi paling memprihatinkan terlihat di akses menuju Makam Mbah Rubi, RT 05/01. Jalan sepanjang 22 meter dengan lebar 4 meter tersebut dikabarkan tidak pernah tersentuh bantuan pemerintah—baik dari Dana Desa, Bantuan Keuangan (Bankeu), maupun dana aspirasi—selama hampir 30 tahun.
Padahal, makam tersebut merupakan destinasi ziarah yang sering dikunjungi tokoh penting dan warga dari luar kota. Merasa aspirasinya terus membentur tembok kosong, warga akhirnya sepakat melakukan pengaspalan sistem sand sheet (seset) dengan biaya gotong royong.

Sindiran “Ukur-Ukur Tanpa Realisasi”
Kekecewaan serupa juga muncul dari warga RT 12/RW 04 Gang Pasar. Mereka baru saja menyelesaikan rabat beton sepanjang 80 meter dengan lebar 2 meter menggunakan dana pungutan Rp25.000 per rumah.
Warga mengeluhkan fenomena “ukur-ukur jalan” yang sering dilakukan petugas namun tidak pernah berlanjut ke tahap pembangunan.
”Warga teriak kalau jalan cuma diukur-ukur terus setiap tahun seperti tidak ada kerjaan, tapi tidak pernah direalisasikan. Akhirnya kami urunan sendiri,” ujar salah satu warga dengan nada kecewa.

Poin Utama Kritik Warga:
Transparansi Anggaran: Warga mempertanyakan ke mana larinya alokasi Dana Desa jika jalan pemukiman yang rusak berat harus ditanggung oleh kantong pribadi warga.
Aspirasi Mandeg: Pengajuan perbaikan berkali-kali ke pihak Pemerintah Desa (Pemdes) diklaim tidak pernah membuahkan tanggapan konkret.
Ketimpangan Prioritas: Jalan yang menjadi akses publik dan wisata religi (makam) justru luput dari perhatian selama puluhan tahun.
Harapan Kedepan
Melalui gerakan swadaya ini, warga Desa Klampok mengirimkan pesan kuat kepada Pemerintah Desa Klampok dan Pemkab Brebes agar lebih peka terhadap kondisi lapangan. Warga berharap praktik “Anggaran Danane Dewek” tidak perlu terulang kembali di masa mendatang dan meminta adanya pemerataan pembangunan yang nyata, bukan sekadar pengukuran formalitas. –( Red-DS-TR)
Reporter : Rino
Editor : Tr
