DETEKTIF SQUAD.COM
BREBES – detektifsquad.com. Perjalanan Estafet Tunas Kelapa (ETK) Tahun 2026 Kwartir Cabang Brebes akhirnya tiba di Kecamatan Jatibarang. Bertempat di Area Parkir Hotel Anggraeni Jatibarang, Bupati Brebes Hj. Paramitha Widya Kusuma, SE., MM., melaksanakan Upacara Serah Terima Estafet Tunas Kelapa kepada Bupati Tegal H. Ischak Maulana Rohman, S.H., M.M. bersama Kwartir Cabang Kabupaten Tegal, Senin (7/9/2026).

Prosesi serah terima berlangsung penuh khidmat sekaligus hangat. Tunas Kelapa yang sebelumnya dibawa secara estafet melewati sejumlah wilayah di Kabupaten Brebes, kini secara simbolis diserahkan untuk melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Tegal.
Bagi Gerakan Pramuka, Estafet Tunas Kelapa bukan sekadar perjalanan dari satu tempat ke tempat lainnya. Di dalamnya terdapat nilai persaudaraan, persatuan, kedisiplinan, semangat gotong royong dan pengabdian yang terus diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

ETK Kwartir Cabang Brebes sendiri diawali dari Pondok Pesantren Al Fadlu, Desa Tegalglagah, Kecamatan Bulakamba, kemudian melintasi wilayah Kwartir Ranting Bulakamba, Larangan, Wanasari, Songgom hingga Jatibarang. Dari Jatibarang, estafet kemudian diteruskan kepada Kwartir Cabang Kabupaten Tegal.
Bupati Tegal H. Ischak Maulana Rohman, S.H., M.M. Terima Tunas Kelapa, Sambut Semangat Persaudaraan
Dalam prosesi penerimaan tersebut, Bupati Ischak menyampaikanp aprkkkkesiasi atas pelaksanaan Estafet Tunas Kelapa yang telah berjalan dari Kabupaten Brebes hingga sampai di Kabupaten Tegal.

Penerimaan Tunas Kelapa dimaknai sebagai bentuk penyambungan semangat dan estafet pengabdian antardaerah. Menurutnya, Gerakan Pramuka tidak hanya mengajarkan keterampilan dan kedisiplinan, tetapi juga membentuk karakter generasi muda agar memiliki kepedulian terhadap sesama serta lingkungan.
Bupati Ischak juga menyampaikan kesan bahwa perjalanan ETK menjadi momentum yang mempererat persaudaraan dan kebersamaan antara Pramuka Kabupaten Brebes dan Kabupaten Tegal. Perjalanan yang dilakukan secara estafet menunjukkan bahwa semangat Pramuka tidak mengenal batas wilayah, karena nilai yang dibawa adalah nilai kebersamaan dan pengabdian untuk masyarakat.
Sementara pesannya, semangat tersebut diharapkan tidak berhenti setelah prosesi serah terima. Tunas Kelapa hendaknya menjadi simbol semangat yang terus tumbuh dan diteruskan oleh generasi muda, khususnya anggota Gerakan Pramuka, untuk semakin aktif berkarya, berinovasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dari Brebes, Disambut Tegal, Dilanjutkan untuk Jawa Tengah
Bagi Bupati Paramitha, momentum serah terima ini menjadi bagian penting dari rangkaian ETK 2026. Tunas Kelapa yang telah berjalan dari Bulakamba hingga Jatibarang menjadi simbol bahwa sebuah perjalanan akan selalu menemukan penerus untuk melanjutkan langkah.

Tema ETK 2026, “Dengan ETK Kita menuju Generasi Emas Indonesia melalui Gerakan Pramuka”, semakin menegaskan bahwa kegiatan ini tidak berhenti pada seremoni. Ada harapan besar agar Gerakan Pramuka terus menjadi ruang pembentukan karakter generasi muda yang tangguh, disiplin, peduli dan memiliki semangat pengabdian.
Semangat tersebut juga sejalan dengan motto “Satyaku Kudarmakan Darmaku Kubaktikan” serta slogan “Bergerak Bersama Mewarnai Peradaban Bangsa.”
Estafet Tunas Kelapa yang diserahkan dari Brebes kepada Kabupaten Tegal menjadi gambaran sederhana tentang sebuah nilai yang terus diwariskan: ketika satu tangan menyerahkan, tangan lain menerima untuk melanjutkan.
Begitu pula semangat pengabdian dalam Pramuka. Tidak berhenti pada siapa yang membawa, tetapi terus hidup melalui siapa yang bersedia meneruskan.
Dari Brebes, Tunas Kelapa melanjutkan perjalanan. Menyambung persaudaraan, menguatkan persatuan, dan membawa pesan bahwa generasi muda harus terus bergerak untuk memberikan manfaat bagi masyarakat dan bangsa.-(Red-MDS)
Reporter: Tirto
Editor: Agus Dwin
PROKOMPIM SETDA BREBES

