DETEKTIF SQUAD.COM
BREBES – detektifsquad.com Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes bergerak cepat menanggapi bencana banjir yang melanda wilayah Kecamatan Bumiayu dan Sirampog pada Sabtu sore kemarin. Musibah ini telah menyebabkan lebih dari 1.000 jiwa terdampak dan tragisnya, menelan tiga korban jiwa.
Wakil Bupati Brebes, Wurja, S.E., didampingi Sekretaris Daerah Brebes, Dr. Tahroni, langsung meninjau lokasi terdampak di Desa Kalierang, Kecamatan Bumiayu, pada Minggu (09/11/2025). Desa Kalierang menjadi salah satu titik terparah yang dikunjungi.
Dampak Kerusakan di Bumiayu
Sedikitnya 400 rumah warga di RW 1 hingga RW 6 Desa Kalierang terendam lumpur tebal. Material lumpur tersebut merupakan akibat luapan air sungai yang membawa material tanah.
”Kami memastikan penanganan cepat bagi warga terdampak, termasuk kebutuhan pokok, pakaian layak pakai, serta alat pembersih,” ujar Wabup Wurja di sela peninjauan lapangan.

Proses pembersihan rumah warga menghadapi kendala serius karena ketebalan lumpur yang memerlukan bantuan alat semprot air bertekanan dan peralatan berat untuk mempercepat proses.
Selain permukiman, banjir juga merusak infrastruktur desa, termasuk jebolnya jembatan penghubung di Dukuh Pagenjahan dan rusaknya talud sepanjang lebih dari 100 meter di kanan kiri aliran sungai akibat diterjang arus deras.
Korban Jiwa dan Kerusakan Lahan di Sirampog
Bencana serupa juga melanda Kecamatan Sirampog. Curah hujan lebat di wilayah ini menyebabkan tiga hektar lahan pertanian di Dukuh Mlengseng, Desa Kaliloka, mengalami kerusakan parah.

Paling menyedihkan, banjir kali ini menelan korban jiwa. Satu warga Desa Kalierang, Bumiayu, dilaporkan meninggal dunia, sementara dua warga Kecamatan Sirampog juga ditemukan meninggal dunia akibat terseret arus banjir. Total korban meninggal dunia akibat bencana ini adalah tiga orang.
Bantuan Logistik dan Dapur Umum
Pemkab Brebes, melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial, telah sigap mendirikan dapur umum dan menyalurkan bantuan logistik penting ke lokasi terdampak.
”Kami berupaya agar kebutuhan dasar warga segera terpenuhi dan proses rehabilitasi berjalan secepat mungkin,” tutup Dr. Tahroni, memastikan komitmen Pemkab dalam penanggulangan pascabencana.-ucapnya.- (Red-DS-TR)
Reporter : Tirto
