DETEKTIF SQUAD.COM BREBES, Jateng –detektifsquad.com Jalur ekstrem Gunung Sawalio di Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, kembali memakan korban. Sebuah minibus Toyota Avanza dengan nomor polisi G 1346 TQ mengalami kecelakaan tunggal akibat kendala teknis pada sistem pengereman, Sabtu (14/02) sekitar pukul 16.30 WIB.
Kronologi Kejadian
Pengemudi minibus, Rudi, menjelaskan bahwa kendaraan awalnya dalam kondisi normal saat memulai perjalanan. Namun, situasi berubah drastis ketika melintasi medan pegunungan yang curam.
”Awalnya tidak terasa ada masalah, tapi tiba-tiba remnya terasa keras dan tidak berfungsi (magel). Beruntung kami semua selamat,” ujar Rudi kepada awak media.
Meski kendaraan mengalami kerusakan material yang ditaksir mencapai jutaan rupiah, dipastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.

Aksi Tanggap Relawan BANGBARA
Mendapat laporan warga, Tim Relawan BANGBARA Salem langsung terjun ke lokasi. Di bawah komando Ketua Suswono dan Pembina Wartono, tim bergerak melakukan proses penyelamatan dan pengamanan unit kendaraan agar tidak mengganggu arus lalu lintas di jalur rawan tersebut.
Aktivis asal Brebes, Abdullah (yang akrab disapa Abe), yang memantau langsung proses evakuasi, memberikan apresiasi tinggi terhadap dedikasi para relawan.
”Tim BANG-BARA adalah pahlawan tanpa tanda jasa di wilayah Salem. Mereka bergerak secara mandiri dan swadaya demi kepentingan masyarakat umum,” kata Abe.

”Harapnya” Perhatian Pemerintah Daerah
Seringnya terjadi kecelakaan di titik yang dianggap warga lokal sebagai area rawan ini memicu desakan bagi Pemerintah Daerah (Pemda) Brebes. Abe menekankan pentingnya dukungan resmi terhadap organisasi relawan independen yang selama bertahun-tahun beroperasi dengan biaya mandiri.
Poin-poin harapan relawan kepada Pemda:
- Dukungan Sarana & Prasarana: Pengadaan peralatan evakuasi yang lebih memadai.
- Legalitas & Perhatian: Pengakuan pemerintah terhadap eksistensi relawan independen dalam penanganan bencana dan sosial kemanusiaan.
- Peningkatan Keamanan Jalan: Perbaikan sarana jalan di jalur ekstrem Gunung Sawalio.
”Kami butuh bantuan pemerintah terkait sarana agar aktivitas kami bisa lebih ‘GERCEP‘ (Gerak Cepat) dalam melakukan penyelamatan di masa depan,” tegas Abe.

Imbauan Keselamatan
Menutup kejadian tersebut, Tim BANGBARA mengimbau seluruh pengendara untuk selalu melakukan pengecekan rutin pada kendaraan, terutama sistem pengereman, sebelum melintasi jalur pegunungan yang curam dan berkelok.-(Red-MDS)
Reporter: Tr
Narasumber: Abe & Tim Relawan
