DETEKTIF SQUAD.COM
BIREUEN – Mengawali tahun baru 2026, TNI Angkatan Laut (TNI AL) terus memantapkan komitmen kemanusiaannya. Melalui Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) 2025, unsur KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat (RJW)-992 menggelar bakti sosial dan pelayanan kesehatan bagi warga Desa
Kapa, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, Kamis (1/1).
Kegiatan ini merupakan langkah nyata TNI AL dalam membantu proses pemulihan wilayah terdampak bencana di Aceh. Berikut adalah poin-poin utama dari aksi kemanusiaan tersebut:
Layanan Kesehatan Komprehensif

Tim Kesehatan TNI AL memberikan pelayanan medis secara langsung kepada masyarakat setempat. Berdasarkan data di lapangan, tercatat sebanyak 162 pasien mendapatkan perawatan, yang meliputi:
132 pasien pada poli kesehatan umum.
30 pasien pada layanan kesehatan gigi.
Pemulihan Psikososial (Trauma Healing)

Menyadari pentingnya aspek mental pascabencana, Tim Dinas Psikologi Angkatan Laut (Dispsial) turut dikerahkan untuk memberikan trauma healing. Program ini menyasar anak-anak dan orang dewasa dengan metode yang interaktif dan penuh empati untuk mengurangi beban psikis warga.
Penyaluran Bantuan Logistik
Selain bantuan medis, TNI AL menyalurkan bantuan sosial untuk memenuhi kebutuhan dasar warga, di antaranya:
Paket sembako. Perlengkapan tidur (alas tidur). Tabung gas untuk kebutuhan dapur umum maupun rumah tangga.
”TNI Angkatan Laut akan terus hadir untuk memberikan manfaat nyata dalam mendukung tugas kemanusiaan. Hal ini selaras dengan instruksi Presiden RI Prabowo Subianto untuk mempercepat pemulihan di wilayah terdampak bencana.”Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal).

Kehadiran KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992 di Aceh menjadi bukti kesiapsiagaan TNI AL dalam operasi militer selain perang (OMSP), khususnya dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat di masa sulit.- ( Red-DS-TR )
Tim/Red/Reporter : TR
Narsum : Dinas Penerangan Angkatan Laut
