DETEKTIF SQUAD.COM
BEKASI KOTA,- detektifsquad,com,- Dalam penanganan sampah di area belakangan Pagar persisnya pintu keluar Kantor BPMPTSP Kota Bekasi, kini kembali menjadi sorotan publik setelah Anggota LSM GMBI DPC Kota Bekasi, Devrin, menegaskan bahwa pemerintah daerah khususnya Dinas LH dan UPTD LH wilayah Kecamatan Bekasi Timur, dinilai kurang memberikan perhatian serius terhadap tumpukan sampah yang persoalan nya telah berbau busuk, yang sudah berjalan cukup lama tersebut.
Pantauan di lapangan pada Selasa, 23 Desember 2025, menunjukkan tumpukan sampah menumpuk di area belakang pagar pemerintah kota Bekasi, persisnya di pintu keluar Kantor BPMPTSP Kota Bekasi, sebagian bahkan terlihat berserakan. Aktivitas pembuangan tidak teratur dan minimnya fasilitas pengelolaan diduga menjadi pemicu utama menumpuknya limbah.
Bahkan para Pedagang dan pengunjung yang berada di kantin area kantor BPMPTSP, Merasa Terganggu dengan bau tak sedap yang menggangu aroma berbau busuk’.

Keluhan datang dari sejumlah pedagang yang setiap hari beraktivitas di kawasan tersebut. Mereka mengaku terganggu oleh bau menyengat yang berasal dari tumpukan sampah, terutama ketika cuaca panas.
Salah seorang pedagang, Hajja Yammase, warga Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, mengungkapkan bahwa persoalan sampah bukan hal baru. Menurutnya, kondisi itu berlangsung berbulan-bulan tanpa ada penanganan tuntas.
“Kami sangat terganggu, apalagi baunya menyengat. Semestinya ada perhatian dari pemerintah. Area perkantoran pemerintah kota Bekasi, masih saja adanya tempat sampah yang tak terurus Bahkan , terlihat sangat tidak baik pada titik-titik lokasi nya , tapi penanganan sampahnya terlihat seperti tidak terurus,” ujarnya saat ditemui di lokasi.
Keluhan yang sama juga diutarakan pedagang lainnya yang menilai situasi semakin mengkhawatirkan karena dikhawatirkan berdampak pada kesehatan, kenyamanan pembeli, serta kualitas bahan makanan yang dijual di sekitar lokasi.
LSM GMBI Minta Pemerintah Kota Bekasi agar Bertindak, khususnya Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi.
Anggota LSM GMBI DPC Kota Bekasi, Devrin, menyebut bahwa pengelolaan sampah dibelakang Pagar persisnya di pintu keluar Kantor BPMPTSP Kota Bekasi, seharusnya menjadi prioritas pemerintah daerah, karena lokasi perkantoran pemerintah kota Bekasi merupakan pusat pelayanan masyarakat yang melibatkan ratusan warga setiap hari yang mengurus perijinan ke Dinas Dukcapil, Dinas Sosial, Dinas BPMPTSP dan Bapenda Kota Bekasi
Ia mendesak pemerintah daerah Kota Bekasi agar menyiapkan langkah strategis berupa:
penambahan armada pengangkut sampah,
penjadwalan pengangkutan yang lebih rutin,
penyediaan tempat pembuangan sementara (TPS) yang sesuai standar, serta
edukasi kepada pedagang mengenai tata kelola sampah.
Menurutnya, pembiaran kondisi ini berpotensi menimbulkan masalah kesehatan dan menurunkan citra pemerintah kota Bekasi, sebagai ruang publik yang layak.
“Penanganan sampah bukan hanya soal kebersihan, tetapi juga menyangkut kesehatan, kenyamanan, dan wajah kota. Pemerintah harus hadir dan memastikan masalah ini tidak berlarut-larut,” ujar Devrin. Harapan Perbaikan Para pedagang berharap adanya respons cepat dan kebijakan konkret dari pemerintah daerah Kota Bekasi. Mereka menilai bahwa penataan dan pengelolaan Lokasi khususnya titik tempat TPS sampah pada tempatnya yang layak.
Hingga berita ini diturunkan, sejumlah pedagang mengatakan belum melihat upaya signifikan untuk mengatasi kondisi tersebut, meski harapan terhadap perbaikan tetap kuat. (Red-DS-TR )
Reporter: Bang iful
Editor : TR
