DETEKTIF SQUAD.COM
BREBES, 9 Desember 2025 – RSUD Brebes menunjukkan komitmen kuatnya dalam implementasi program kesehatan gratis bagi warga miskin di Kabupaten Brebes. Hal ini dirasakan langsung oleh Cahyono, seorang warga kurang mampu dari Desa Bojong, Kecamatan Jatibarang, yang putrinya, Noela, mendapatkan perawatan intensif secara gratis meski tidak memiliki kartu BPJS Kesehatan aktif.
Noela dirawat selama lima hari karena penyakit panas tinggi. Cahyono sempat dilanda kebingungan dan kekhawatiran terkait biaya pengobatan.
“Waktu anak saya disuruh rawat inap, saya bingung, Pak. Saya tidak punya uang, tidak punya BPJS,” ujar Cahyono. “Kalau jadi orang miskin seperti ini, saat lagi butuh apa-apa, bingung harus bagaimana.”
Namun, kekhawatiran itu sirna setelah pihak rumah sakit dan petugas Dinas Sosial (Dinsos) setempat bertindak cepat membantu pengurusan administrasi untuk mengakses program bantuan kesehatan bagi warga miskin.
“Alhamdulillah, semua biaya ditanggung. Pelayanannya juga baik sekali, tidak ada bedanya dengan pasien lain,” tambah Cahyono dengan penuh rasa syukur.
Cahyono menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Brebes atas program ini. “Matur nuwun, Pak, Bu, atas bantuan dan pelayanan yang diberikan. Semoga Gusti Allah membalas kebaikan panjenengan sedoyo. Khusus untuk Ibu Bupati Brebes Hj. Paramita Widya Kusuma dan Bapak Wakil Bupati Brebes Wurja, SE, saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas program kesehatan gratis yang telah diberikan kepada warga miskin seperti saya,” tutupnya dengan mata berkaca-kaca.
Apresiasi juga disampaikan kepada jajaran Dinsos, khususnya Plt Kepala Dinsos Edi Kus melalui bidang Bandayasos, Bung Hendra Amilyana, atas bantuan fasilitasi yang diberikan.
Plt Direktur RSUD Brebes, Imam Budianto, menjelaskan bahwa rumah sakit berkomitmen untuk memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada seluruh masyarakat.
“Sesuai arahan Bupati, RSUD Brebes berkomitmen melayani masyarakat Kabupaten Brebes dalam kebutuhan pelayanan kesehatan dengan baik, terutama warga miskin. Kami memastikan warga yang terkendala administrasi BPJS, terutama dalam kondisi gawat darurat atau bagi warga yang tergolong tidak mampu, tetap mendapatkan penanganan terbaik,” tegas Imam.
Kisah Cahyono ini menjadi bukti nyata bahwa program kesehatan gratis di Kabupaten Brebes berjalan efektif, memastikan bahwa tidak ada warga yang ditolak berobat hanya karena keterbatasan biaya atau administrasi jaminan kesehatan.-( Red-DS-TR )
Reporter : Rino.N
